Tanggapi Rusia vs Ukraina, Jokowi : Perang Tidak Boleh Terjadi!

Presiden Jokowi saat menghadiri Puncak Peringatan HPN 2022, Rabu (09/02/2022), secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jabar. (Foto: BPMI Setpres/Lukas)

Kekuatan bersenjata seharusnya dijadikan upaya terakhir untuk mengatasi krisis dan ketegangan antarnegara.

Sebab pengerahan angkatan bersenjata akan menimbulkan kerugian yang sangat besar dibandingkan mengutamakan dialog.

Pengerahan kekuatan angkatan perang oleh pihak Rusia terhadap wilayah di Ukraina sekarang ini, disesali banyak pemimpin dunia.

Selain dikhawatirkan bakal menimbulkan bencana kemanusiaan, aksi yang disebut dunia sebagai invasi Rusia ke Ukraina tersebut juga dikhawatirkan merupakan awal terjadinya Perang Dunia ke-3.

Dikutip dari berita pmjnews.com berjudul “Jokowi Serukan kepada Dunia, Perang Rusia Vs Ukraina Segera Dihentikan!,” Presiden RI Joko Widodo menyerukan kepada dunia agar ketegangan yang terjadi antara Rusia dengan Ukraina harus segera dihentikan.

Bahkan, Jokowi meminta seluruh pihak yang terlibat untuk menahan diri agar tercapai perdamaian dunia.

“Rivalitas dan ketegangan di Ukraina harus dihentikan segera mungkin. Semua pihak yang terlibat harus menahan diri,”demikian tulis Jokowi di akun resmi Twitternya, hari ini Kamis (24/2/2022).

“Dan kita semua harus berkontribusi pada perdamaian. Perang tidak boleh terjadi,” tuturnya.

Bahkan, Jokowi menegaskan dirinya memiliki pandangan yang sama dengan Sekjen PBB Antonio Guterres bahwa penanganan krisis Ukraina harus dilakukan secara cermat.

Tujuannya, agar bencana besar bagi umat manusia bisa dihindarkan. Tetapi, upaya perdamaian ini harus cepat dan tidak bisa ditunda-tunda.

“Saatnya dunia bersinergi dan berkolaborasi menghadapi pandemi. Saatnya kita memulihkan ekonomi dunia, mengantisipasi kelangkaan pangan, dan mencegah kelaparan,” tulis Jokowi kembali.

Sekedar informasi, perang antara Rusia dan Ukraina yang dikhawatirkan semua pihak, akhirnya benar-benar terjadi.

Kementerian Pertahanan Rusia memastikan militer Moskow menyerang fasilitas militer Ukraina sebagai bagian dari operasi yang tengah berlangsung. *** (Ferro Maulana/pmjnews.com)

32,738 kali dilihat, 14 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *