Pemilu 2024 Surat Suara Tidak Dicoblos tapi Ditandai

Jakarta — Memberi suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 akan menggunakan cara baru. Pada 2024, pemilih tidak mencoblos surat suara melainkan menandai dengan alat tulis.

Kemungkinan penerapan cara baru dalam memilih pada Pemilu 2024, diungkap Komisioner KPU RI Viryan Aziz, Kamis 10 Juni 2021.

Dikatakan, wacana-wacana yang berkembang terkait reformulasi surat suara bertujuan untuk menyederhanakan proses pemberian suara pada Pemilu 2024.

Menurut Viryan, saat ini KPU sedang menggulirkan wacana agar surat suara Pemilu 2024 tidak lagi dicoblos seperti sebelumnya, melainkan ditandai.

Selain cara pemilih memberi suara, KPU juga sedang mengkaji penyederhanaan surat suara menjadi hanya dua hingga tiga surat suara. Sebelumnya surat suara berjumlah lima.

“Kemudian wacana yang kedua adalah selain (penyederhaan) jumlah, proses penandaan. Ada wacana tidak lagi mencoblos tapi menulis,” tutur Viryan dalam webinar yang digelar Bawaslu Kota Bekasi, Jawa Barat, seperti ditulis pmjnews.com.

Diwacanakan, lanjut Viryan, nantinya para pemilih akan menghadapi kolom-kolom tertentu.

Seperti, pada kolom Pilpres, pemilih hanya menuliskan atau menandai nomor calon yang akan dipilih. Hal senada juga untuk DPR, pemilih akan menandai partai nomor berapa dan calon legislatif nomor berapa.

Disebutkan, wacana menandai surat suara dilatari pandangan bahwa angka lebih mudah dikenali dan dipahami masyarakat ketimbang huruf.

“Kalau huruf nanti ada persoalan dengan tingkat baca masyarakat. Tapi kalo angka, siapa yang tidak kenal dengan uang, kalo uang itu kan ada angka-angkanya, jadi sudah sangat lazim,” sambung Viryan.

Diakuinya, jika opsi menandai disetujui maka akan memerlukan sosialisasi yang cukup makan waktu. Sebab selama ini bagi masyarakat pemberian suara dalam Pemilu identik dengan cara mencoblos surat suara. ***

6,375 kali dilihat, 13 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *