Hanya Sepekan 1.402 Hoaks Covid-19 Beredar, 97 Tentang Vaksin

Jakarta — Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Kecanggihan telekomunikasi dimanfaatkan pihak tertentu untuk memproduksi informasi tidak benar alias hoaks.

Sepanjang 23 Januari – 1 Februari 2021 terdeteksi 1.402 informasi hoaks tentang Covid-19 tersebar melalui berbagai platform media sosial. Dari jumlah itu sebanyak 97 hoaks tentang vaksin Covid-19.

Jumlah itu yang dicatat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Koordinator Pengendalian Internet Direktorat Jenderal APTIKA Kominfo, Anthonius Malau dalam keterangannya menegaskan bahwa Kemenkominfo berinisiatif melawan konten-konten tidak benar tersebut sejak hulu hingga hilir.

Perlawanan di tingkat hulu dilakukan dengan program literasi digital, disebut Siberkreasi.

Program ini bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan untuk mengetahui dan memilih konten yang benar.

Di wilayah tengah antara hulu dan hilir Kemkominfo menggandeng penyedia media sosial untuk melawan hoaks.

Terakhir, dilakukan take down terhadap konten hoaks hingga penegakan hukum.

Untuk mengerjakan pekerjaan besar itu kementerian melakukan patroli siber yang bekerja 24 jam selama 7 hari dalam seminggu.

Tim patroli melibatkan 100 orang yang menerima aduan masyarakat dan bekerja sama dengan 28 kementerian dan lembaga.

Sejauh ini sebanyak 104 konten hoaks telah dibawa ke ranah hukum.

128 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *