Vaksinasi Segera Mulai, Pemerintah Sudah Pesan Calon Vaksin

Jakarta — Pemerintah telah memesan sejumlah calon vaksin Covid-19. Ada SinoVac, G42/Sinopharm, CanSino, dan AstraGeneca. Tiga vaksin pertama merupakan produksi Cina, sedangkan vaksin AstraGeneca produksi Inggris.

Jika BPOM, MUI, dan Kementerian Agama mengibarkan bendara aman dan halal untuk vaksin produksi China itu, maka Indonesia akan mulai melakukan vaksinasi pada November. Ada 9,1 juta orang yang diprioritaskan mendapatkan vaksin itu.

Dalam pemberian vaksin, pemerintah memang membuat skala prioritas. “Prioritas vaksin akan diberikan kepada garda terdepan,” kata Menteri Kesehatan, Terawan.

Ada enam golongan yang akan diprioritaskan mendapat vaksin dalam Perpres itu.

1. Garda terdepan: Petugas medis, paramedis contact tracing, TNI/Polri, dan aparat hukum sebanyak 3.497.737 orang.
2. Tokoh agama/masyarakat, perangkat daerah (kecamatan, desa, RT/RW), dan sebagian pelaku ekonomi sebanyak 5.624.0106 orang. 3. Guru/tenaga pendidik dari PAUD/TK, SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi 4.361.197 orang.
4. Aparatur pemerintah (pusat, daerah, dan legislatif) sebanyak 2.305.689 orang.
5. Peserta BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) sejumlah 86.622.867 orang.
6. Masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya huingga 57.548.500 orang.

Indonesia menargetkan 160 juta warga akan divaksinasi. Untuk vaksin Sinovac, pemerintah menargetkan akan memberikan kepada 102.451.500 orang pada kelompok prioritas yang ada di Pulau Jawa. Sedangkan vaksin Sinopharm akan diberikan pada 27 juta sasaran prioritas yang ada di luar pulau Jawa.

Sementara sisa 30.548.500 orang akan diberikan vaksin yang lain yakni Genexine–GX19, namun masih dibutuhkan identifikasi lebih lanjut.

318 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *