OIML Award untuk Indonesia atas Upaya Perkenalkan Metrologi Secara Menarik

Direktur Metrologi Rusmin Amin pada 55th CIML Meeting secara daring (Foto : Istimewa).

 

BANDUNG –Indonesia dinilai mengalami kemajuan dibidang penyelenggaraan kegiatan metrologi legal dalam rangka mewujudkan tertib ukur.

Terkait  kemajuan dalam mewujudkan tertib ukur tersebut  Organization Internationale de Metrologie Legale (OIML)memberikan Penghargaan OIML (OIML Award for Countries and Economies with Emerging Metrology System) untuk Indonesia, cq Direktorat Metrologi Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan.

Pemberian OIML Award ini merupakan usulan atau nominasi yang disampaikan oleh Asia Pasific Legal Metrology Forum (APLMF) dan diberikan pada Kamis (22/10/2020) oleh Presiden CIML, Dr. Roman Schwartz, pada 55th CIML Meeting yang berlangsung, di Paris, Francis,  20-22 Oktober 2020 secara daring.

‘’Penghargaan OIML (OIML Award for Countries and Economies with Emerging Metrology System) diberikan kepada Indonesia, atas upaya-upaya Indonesia dalam menyelenggarakan kegiatan metrologi legal melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dan terobosan yang dilakukan untuk mengedukasi masyarakat,’’ujar  Roman Schwartz

Direktur Metrologi  Rusmin Amin pada 55th CIML Meeting secara daring itu mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Indonesia.

‘’ Indonesia tidak akan berhenti  melakukan terobosan dan inovasi untuk membangun metrologi legal di Indonesia” ujar Rusmin.

Dijelaskan Rusmin,Penghargaan OIML ini, akan diberikan kepada Menteri Perdagangan, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, serta Direktur Metrologi.

Rusmin memberikan  informasi Indonesia merupakan negara anggota tetap OIML sejak t1960. Saat ini total anggota OIML berjumlah 124 negara yang terdiri dari 61 anggota tetap dan 63 anggota korespondensi.

OIML Award, ucap Rusmin diberikan bagi negara-negara anggota yang memiliki perkembangan metrologi legal yang baik. Nominasi diusulkan dari organisasi-organisasi metrologi legal regional. Untuk tahun 2020, Indonesia dinominasikan atas inovasi dan terobosan melakukan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelenggarakan kegiatan metrologi serta dalam memperkenalkan metrologi dengan cara yang menarik dan mudah dikenal.

“Penerapan konsep Juru Timbang atau yang dikenal dengan Kang Ujang (Tukang Uji Timbangan) dan melibatkan komunitas masyarakat dalam membantu penyelenggaraan kegiatan metrologi legal dalam rangka mewujudkan tertib ukur menjadi salah satu terobosan yang membuat Indonesia memperoleh penghargaan ini.” tuur Rusmin .

‘’Ke depan, Direktorat Metrologi akan terus mengandeng Unit Metrologi Legal Kabupaten/Kota untuk terus bersemangat membangun dan memperkenalkan metrologi legal di daerah, sehingga tercipta tertib ukur  dan memberikan perlindungan kepada konsumen dan menciptakan pelaku usaha yang berdaya,’’tambah Rusmin.

Di tempat berbeda, Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan,Veri Anggriono mengatakan, pencapaian OIML Award sangat membanggakan bagi Indonesia, karena ini yang pertama kalinya.

‘’Penghargaan OIML tersebut diharapkan dapat menjadikan motivasi untuk terus membangun metrologi legal di Indonesia menjadi lebih balk lagi,’’ujar Veri.

Selain itu, tambah Veri, Direktorat Metrologi ini  diharapkan dapat dijadikan sebagai role model bagi Unit Metrologi Legal Kabupaten/Kota dalam hal pengembangan inovasi, kreativitas, dan kolaborasi dalam mengingkatkan peran serta masyarakat sebagai bagian dari penyelenggaraan kegiatan metrologi dan dalam rangka mewujudkan tertib ukur. (L. Supaeli).

 

1,257 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *