Penanganan Covid 19 Dorong Terjadinya Peningkatan Permintaan Produk Alkes dan Farmasi

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

JAKARTA-Permintaan masyarakat terhadap produk alat kesehatan dan farmasi belakangan ini mengalami peningkatan.  Terjadinya peningkatan kebutuhan masyarakat tersebut seiring penanganan wabah Covid 19 saat ini

‘’ Karena itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong industri alat kesehatan dan farmasi untuk memenuhi permintaan masyarakat terhadap produk-produk kesehatan tersebut,’’kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan persnya, Jum’at (15/5/2020).

Kata Menperin Agus melanjutkan, industri alat kesehatan dan farmasi merupakan sektor yang masuk kategori high demand. Kondisi ini perlu dimanfaatkan dengan baik, untuk mewujudkan kemandirian Indonesia di sektor kesehatan dan farmasi.

Dijelaskan Menperin Agus, tingginya kebutuhan tersebut dapat dilihat dari jumlah obat-obatan maupun alat kesehatan yang telah digunakan untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Menperin menyampaikan, hingga saat ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan sekitar 8 juta alat kesehatan seperti alat pelindung diri (APD), googles, sarung tangan medis, masker, alat rapid test, dan lainnya untuk penanganan wabah Covid-19. Selain itu, telah disalurkan juga 10 juta tablet obat-obatan dan vitamin.

Menperin menuturkan, rata-rata Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari alat kesehatan sudah mencapai 25-90%. Hal ini merupakan capaian positif yang harus dijaga sehingga sektor farmasi dan alat kesehatan dapat mengoptimalkan bahan baku yang berasal dari dalam negeri.

Peningkatan utilisasi TKDN merupakan kunci utama agar Indonesia dapat menjadi negara yang mandiri di sektor alat kesehatan dan farmasi. Tingginya impor di sektor alat kesehatan dan farmasi sebenarnya merupakan sebuah peluang yang harus dimanfaatkan oleh pelaku industri tanah air untuk meningkatkan kandungan dalam negeri dalam setiap produk nya. (Lili)

750 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *