Sri Mulyani Pastikan ASN Golongan I,II dan III Dapat THR dan Gaji ke 13

Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

JAKARTA- Aparatur Negeri  Sipil (ASN) golongan I, II dan III termasuk  TNI- Polri dipastikan akan mendapat Tunjangan Hari Raya dan gaji ke 13.

‘’THR dan gaji ke 13 bagi ASN golongan I, II dan III, termasuk ASN TNI-Polri sudah disediakan,’’ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani, di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Sri Mulyani melanjutkan, adapun untuk  menteri, anggota DPR dan para pejabat termasuk Eselon 1 dan Eselon 2 nanti akan ditetapkan oleh presiden.

Sri Mulyani mengatakan, anggaran tersebut masih dikalkulasi dan akan segera disampaikan ke Presiden. Rencanya, besaran THR dan gaji ke-13 itu akan diputuskan dalam sidang kabinet mendatang. “Presiden masih memberikan instruksi kalkulasinya difinalkan agar nanti diputuskan di dalam sidang kabinet oleh bapak Presiden dalam minggu-minggu ke depan,” kata Sri Mulyani.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sempat meminta ada pengkajian ulang pembayaran gaji ke-13 dan THR bagi ASN, TNI dan Polri. Namun, rencana tersebut mendapat respons negatif dari kalangan ASN.

Ketua Korpri Zudan Arief Fakhrullah menyarankan agar pemberian THR tetap diberlakukan, tetapi untuk ASN posisi tertentu seperti para pensiunan, guru, serta pegawai golongan I dan golongan II. Menurut Zudan, Korpri memahami keputusan negara dalam merespons pandemi COVID-19.

‘’Kami yakin negara akan berhati-hati dalam mengambil kebijakan,’’tutur Zudan.

Kata Zudan, ASN merupakan profesi yang aman dibanding sektor lain seperti sektor informal. Oleh karena itu, Zudan menyarankan agar ASN melakukan aksi solidaritas nasional berkaitan dengan THR mereka.

“Mengenai THR, dalam kondisi luar biasa ini, kita dituntut untuk berpikir dan bertindak luar biasa, termasuk ASN. Kalau bisa mari seluruh ASN sumbangkan kepada negara THR-nya untuk negara, agar negara bisa leluasa menggunakannya untuk keperluan lain,” ujar Zudan.

Namun Zudan tidak memungkiri ada ASN yang membutuhkan THR seperti pensiunan, guru, dan PNS golongan 1 dan 2. Sementara, untuk para pejabat, misalnya dari eselon I dan eselon 2, kehidupannya sudah mencukupi.  (Lili)

1,537 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *