Pada 2024, Indonesia akan Mandiri Produksi Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik

Kepala B4T Budi Susanto dan Kepala Balai esar Keramik, Gunawan pada acara pembukaan Seminar Nasional Bahan dan Barang Teknik dengan tema’’ Rakayasa Material Fungsional dan Diversifikasi Energi Dalam Menghadapi Tantangan Industri .4.0, di El Royale Hotel, Bandung, Rabu (23/10/2019).

BANDUNG- Indonesia saat ini sudah mampu memproduksi bahan baku baterai kendaraan listrik. Pasalnya bahan baku berupa nikel yang dibutuhkan untuk pembuatan baterai tersedia di dalam negeri, yaitu di Morowali, Sulawesi Tenggara.
‘’Terkait ketersediaan bahan baku lokal dan saat in sudah dapat diproduksi, maka pada 2024 nanti Indonesia tidak akan ketergantungan terhadap bahan baku impor baterai kendaraan listrik. Dengan ketersediaan ban baku lokal ini, Indonesia optimis sudah mampu mandiri dan tidak perlu lagi impor bahan baku baterai tersebut’’ujar Kepala Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Budi Susanto kepada wartawan, di Bandung, di sela sela Seminar Nasional Bahan dan Barang Teknik dengan tema’’ Rakayasa Material Fungsional dan Diversifikasi Energi Dalam Menghadapi Tantangan Industri .4.0, di El Royale Hotel, Bandung, Rabu (23/10/2019).
Kata Budi, B4T melalui kegiatan penelitian dan pengembangan (R&D) akan terus berkonstribusi mendukung program Kementerian Perindustrian, yaitu pengadaan baterai kendaraan buatan Indonesia.
Menurut Budi,permasalahan dalam penggunaan baterai kendaraan listrik yang perlu diperhatikan adalah limbahnya. Pasalnya, jika limbah baterai itu tidak ditangani dengan baik, bisa menjadi limbah berbahaya.
‘’Karena itu perlu dipikiran soal daur ulang limbah baterai kendaraan listrik tersebut. Terkait dengan itu, B4T sedang melakukan penelitian terkait daur ulang limbah baterai ion lithium.
“Nanti hasilnya diharapkan sebagai salah satu solusi dalam mengatasi potensi permasalahan lingkungan atas baterai kendaraan listrik di masa depan,” tutur Budi. (Lili)

376 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *