Jalankan Visi Presiden, Kemenperin Terus Tumbuhkan IKM

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih.

JAKARTA – Kementerian Perindustrian terus memacu penumbuhan wirausaha industri baru khususnya di sektor industri kecil dan menengah (IKM). Hal ini sejalan dengan salah satu fokus kerja Kabinet Indonesia Maju dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin, yakni menekankan pada pemberdayaan usaha kecil, mikro, dan menengah.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih mengatakan, IKM berperan penting menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

“Bahkan mereka mampu berdiri tegak ketika kondisi ekonomi global sedang tidak stabil,”kata, Direktur Gati
di Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Gati  melanjutkan , IKM merupakan sektor mayoritas dari populasi industri di Indonesia. Selama ini, aktivitasnya konsisten membawa efek berganda yang luas dalam upaya mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Pendekatan pembinaan yang kami lakukan melalui sentra,, “ujarnya.

Dikatakan hingga saat ini, jumlah IKM di dalam negeri melampaui 4,4 juta unit usaha atau mencapai 99% dari seluruh unit usaha industri di Tanah Air. Selain itu, sektor industri mikro, kecil, dan menengah sudah menyerap hingga 10,5 juta tenaga kerja atau berkontribusi 65% dari sektor industri secara keseluruhan.

Gati menegaskan, penumbuhan wirausaha industri baru di sektor IKM menjadi langkah strategis dalam merebut peluang dari bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia hingga tahun 2030.

Berdasarkan studi McKinsey, penerapan industri 4.0 dan ekonomi digital, akan membutuhkan 17 juta tenaga kerja yang melek digital dan mendorong tambahan ekonomi sebesar 150 miliar  Dolar  AS kepada PDB nasional.

“Dari tahun 2015 sampai 2019, kami telah melatih calon wirausaha baru sebanyak 57.417 peserta. Sampai tahun 2019, jumlah calon wirausaha baru yang sudah difasilitasi mendapatkan izin usaha mencapai 12.999  pelaku IKM, paparnya.

Bahkan, ucap Gati, untuk mendukung penumbuhan IKM di luar Pulau Jawa, Kemenperin telah berhasil membangun 22 sentra IKM sepanjang tahun 2015-2019. (Lili)
“”

598 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *