Kemenperin Tingkatkan Produktivitas dan Kualitas IKM Cangkul

Dirjen IKMA, Kemenperin, Gati Wibawaningsih memperhatikan produk cangkul buatan PT. Indobaja Primamurni, salah satu IKM yang bergerak dalam industri pembuatan alat perkakas pertanian..

JAKARTA-Kementerian Perindustrian terus melakukan pembinaan bagi para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) alat perkakas pertanian untuk makin meningkatkan produktivitas dan kualitasnya. Langkah-langkah strategis yang dijalankan, antara lain penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui bimbingan teknis, pendampingan dan sertifikasi, serta memfasilitasi bantuan mesin dan peralatan produksi.

“Kami juga aktif mendorong perluasan pasar dan pengembangan kemampuan sentra sektor IKM tersebut,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Senin (30/9).

Dirjen IKMA mengungkapkan, pihaknya pun telah memfasilitasi kolaborasi kemitraan antara pelaku IKM dengan industri skala besar. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat daya saing IKM dalam pemenuhan kebutuhan bahan baku alat perkakas pertanian, seperti produk cangkul.

“Saat ini, kita berada dalam era kolaborasi, di mana untuk mendapatkan keberhasilan dalam persaingan industri diperlukan adanya kolaborasi kemitraan dengan berbagai pihak, tidak terkecuali untuk pelaku IKM,” paparnya.

Pada akhir pekan kemarin, Jumat (27/9), Dirjen IKMA turut menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT. Indobaja Primamurni dengan Koperasi Industri Logam di Gresik, Jawa Timur. Pada kesempatan itu, dilakukan pula peluncuran produk cangkul produksi PT. Indobaja Primamurni.

“Melalui perjanjian kerja sama antara PT. Indobaja Primamurni dengan Koperasi IKM Logam di Kabupaten Sidoarjo dan Kota Pasuruan, tentunya memiliki dampak positif dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan daya saing industri dalam negeri khususnya pelaku IKM,” tuturnya.

Indobaja Primamurni saat ini bergerak di bidang produksi perkakas pertanian sejak tahun 2016. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan dengan kapasitas produksi sebesar 1.500.000 pieces per tahun ini meliputi egrek, cangkul, serta ke depannya akan diproduksi dodos kapak dan parang.

Cangkul BARONG yang diluncurkan, merupakan cangkul yang terbuat dari bahan baku special grade spring (SUP 9) berkapasitas 132.000 pcs per bulan dan akan meningkat terus sesuai dengan permintaan pasar PT. Indobaja Primamurni menggunakan lini produksi dengan sistem proses kontrol sehingga memberikan jaminan kualitas yang berkelanjutan dan terstandardisasi. (Lili)

542 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *