Menperin : SDM Melek Teknologi Topang Ekonomi Berbasis Inovasi

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.. 

 

JAKARTA- Indonesia punya modal yang kuat dalam upaya memacu pengembangan ekonomi berbasis inovasi, yaitu melalui ketersediaan sumber daya manusia (SDM). Apalagi, Indonesia akan memetik peluang dari adanya bonus demografi atau didominasi dengan jumlah SDM yang berusia produktif.

“Selain itu, potensi kita juga didukung oleh lebih dari 60 juta masyarakat yang sudah punya smartphone. Ini merupakan pasar yang sangat besar. Makanya sedang ada pembahasan tentang investasi yang nanti membuat smartphone menjadi mudah diakses oleh masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Senin (23/9/2019).

Menurut Menperin, penguasaan teknologi menjadi penting karena untuk menopang produktivitas agar semakin mudah dan efisien.

“Pembangunan SDM ini juga menyasar kepada para generasi muda yang rata-rata memang pada lahap teknologi, sehingga diharapkan mampu menjadi salah satu pilar dalam mendorong keberhasilan Indonesia untuk bersaing secara global,” paparnya.

Oleh karena itu, pemerintah fokus menjalankan berbagai program strategis dalam memacu kualitas SDM Indonesia yang kompeten, termasuk di sektor industri. Hal ini sebagai langkah kesiapan untuk memasuki era ekonomi digital dan menerapkan industri 4.0.

“Pada era industri 4.0, akan dibutuhkan sebanyak 17 juta tenaga kerja yang melek digital dengan komposisi 30% bekerja di sektor industri manufaktur dan 70% sebagai sektor penunjangnya. Selain itu, implementasi industri 4.0 diproyeksi memberikan tambahan ekonomi sebesar 150 miliar Dolar AS sampai tahun 2025,” ungkapnya.

Airlangga menjelaskan, era industri 4.0 ditandai dengan perkembangan berbagai teknologi digital, seperti internet of things, artificial intelligent, big data, robotic, cloud computing, additive manufacturing, dan nanoteknologi.

“Teknologi akan menyebabkan terjadinya pergeseran bagaimana kita bekerja. Jadi, pekerjaannya tidak berubah, tetapi tugasnya atau task-nya yang berubah,” terangnya. (Lili)

366 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *