MOELDOKO : PERBEDAAN POLITIK TAK BOLEH MELENCENG

JAKARTA — Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan perayaan Idul Fitri 1439 H menjadi kesempatan untuk saling menjaga bangsa dan bersatu guna menghadapi pesta demokrasi Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.

“Momentum Lebaran, setelah 29 hari berpuasa, kita menginginkan bangsa semakin bersatu. Dalam kesempatan ini saya tidak senang menggunakan istilah oposisi ya, tapi saya senang gunakan partner demokrasi. Maka akan terjadi sebuah hubungan yang dalam konteks demokrasi, bahwa perbedaan tetap terjaga tetapi tujuan harus terpelihara,” kata Moeldoko.

Pentingkan Tujuan Nasional
Mantan Panglima TNI itu memberikan pernyataan usai menghadiri gelar griya atau open house di rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Jumat (15/6/18).

“Perbedaan pandangan politik menjelang Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019 harus tetap terjaga untuk mencapai tujuan berdemokrasi di Indonesia,” lanjut Moeldoko.

Ia pun mengingatkan perlunya persatuan untuk menghadapi tantangan yang kian berat di masa depan.

“Perbedaan terjaga karena memang harus demokrasi, tapi tujuan nasional kita demokrasi menuju masyarakat adil sejahtera. Kita jadi bangsa yang bersatu karena tantangan kita cukup berat tapi kalau semua bersatu akan mudah,” ujarnya.

3,190 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *