MENAG : IDUL FITRI MENGAJAK KITA KEMBALI KE ESENSI KEMANUSIAAN

JAKARTA — Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Idul Fitri harus menjadi kesempatan mengingatkan umat Islam untuk kembali memahami Tuhannya yang sekaligus akan membuat manusia memahami keberadaan dirinya.

“Karena hanya yang memahami Tuhannya sajalah yang akan memahami keberadaannya dirinya,” kata Lukman.

Ia berbicara saat ditemui di sela gelar griya Idul Fitri di rumah dinasnya di Jalan Widya Chandra, Jakarta, Jumat (15/6/18).

Dia mengatakan, dengan manusia memahami Tuhannya maka dia akan memahami keberadaan dirinya. Dengan begitu, manusia bisa memberi kemaslahatan bagi lingkungan di sekitarnya.

Memahami Esensi Ajaran Agama

Idul Fitri harus juga dimaknai umat untuk kembali memahami esensi ajaran agama.

“Momentum Idul Fitri ini hakikatnya mengajak kita kembali ke esensi kemanusiaan kita. Ini juga mampu untuk kita memahami esensi panutan kita Rasulullah dan dan esensi Tuhan kita,” kata dia.

Lukman juga berpesan kepada Umat Islam agar jangan sampai terpengaruh dengan tindakan yang niatnya membela agama tapi justru tindakan yang dilakukan itu bertentangan dengan nilai agama itu sendiri.

Sementara itu, Menag bersyukur Lebaran tahun ini dapat dirayakan secara bersama oleh Umat Islam di Indonesia. Hal itu menjadi berkah dan anugerah Allah dan harus dapat dipetik nilai-nilai hikmahnya.

“Bahwa kebersamaan di internal Umat Islam harus mampu kita jaga dan dan kita pelihara, kita rawat bersama. Apalagi tantangan kita ke depan semakin tidak sederhana, banyak persoalan mendasar yang terkait pendidikan, kemiskinan, kesejahteraan secara umum, itu adalah tantangan umat ke depan,” kata dia.

2,317 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *