INI DIA MUDIKNYA PARA PEJUANG ASIAN GAMES 2018

JAKARTA — Sebanyak 500 pekerja konstruksi proyek pembangunan dan renovasi venue Asian Games 2018 mengikuti kegiatan mudik bareng di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (12/6/18).

Kegiatan mudik dengan tema “Mudik Bareng Pejuang Asian Games 2018” diselenggarakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya. Kegiatan itu juga didukung para kontraktor tempat para pekerja bekerja, yakni PT. Jaya Konstruksi, PT. Adhi Karya, dan PT. WIKA-PT. Arkonim (KSO).

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, tradisi mudik melahirkan kebahagiaan yang nyata, atau real happines, bagi masyarakat. “Untuk itu kami berupaya optimal memberikan pelayanan yang baik bagi pemudik agar mudik lebih efisien dari sisi waktu, lebih mudah, lebih aman dan nyaman,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Para pemudik yang menaiki 13 bus dilepas Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Sri Hartoyo pada pukul 07.00 WIB dari Halte Panahan GBK. “Ini merupakan bentuk apresiasi (Kementerian PUPR) kepada para pekerja konstruksi yang telah bekerja dalam pembangunan dan renovasi di Kompleks GBK,” ujar Sri.

Sri Hartoyo lebih lanjut berharap perjalanan mudik bersama lancar dan selamat hingga tiba di tujuan serta dapat kembali dengan selamat pula sesuai waktu yang telah ditetapkan, mengingat target penyelesaian seluruh venue pada akhir Juni 2018 yang akan datang. Sri juga mengingatkan jajaran kontraktor untuk menjaga Keamanan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi selama proyek berlangsung di masa cuti bersama Lebaran.

Dari 13 bus yang diberangkatkan, menaiki 7 bus merupakan pekerja PT. Adhi Karya yang mengerjakan lanjutan penataan kawasan, termasuk trotoar GBK, 4 bus pekerja PT. Jaya Konstruksi yang mengerjakan Cofftea House dan Elevated Parking serta 2 bus dari PT. WIKA-PT. Arkonin (KSO) yang mengerjakan lanjutan venue GBK, seperti venue squash.

Sebelumnya PT.Nindya Karya juga telah melepas 3 bus mudik bareng pekerja proyek Jetski dan Layar. Beberapa tujuan para peserta mudik bareng yakni di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, melalui jalur Pantura maupun Pansela Jawa.

Direktur Bina Penataan Bangunan Ditjen Cipta Karya Iwan Suprijanto menyampaikan bahwa mudik bareng baru dilaksanakan pada tahun ini. Mudik bareng dilaksanakan 4 hari setelah libur cuti bersama sebagai bukti bahwa Kementerian PUPR tetap berkomitmen menyelesaikan seluruh proyek pembangunan venue dan non venue AG.

“Sebagian proyek masih berjalan, terutama vendor asing yang tetap bekerja di masa Lebaran ini. Kami berkomitmen untuk memberikan dedikasi dan pengabdian terbaik untuk negeri demi suksesnya penyelenggaraan dan prestasi dalam Asian Games 18 mendatang,” jelasnya.

556 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *