KEANGGOTAAN INDONESIA DI DK-PBB HARUS BERMANFAAT UNTUK DAERAH

JAKARTA — Dailami Firdaus, anggota DPD RI asal DKI Jakarta, menyambut gembira Indonesia terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK-PBB) periode 2019-2020.

“Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga setelah India dan Amerika Serikat, maupun negara berpenduduk terbesar keempat dunia, memang sudah seharusnya Indonesia menjadi anggota DK-PBB,” tutur Bang Dailami, sapaan akrabnya, melalui pernyataan pers yang dikeluarkan pada Minggu (10/6/18).

Menurut cucu ulama terkenal Abdullah Syafei itu, DK-PBB merupakan organ PBB yang paling berpengaruh karena memiliki kewenangan untuk menghentikan konflik internasional maupun mengirim tentara ke wilayah-wilayah yang membahayakan perdamaian internasional.

“Indonesia harus memanfaatkan posisi ini untuk memastikan stabilitas politik dan keamanan dunia, termasuk isu Rohingya di Myanmar dan Palestina,” kata Bang Dailami, yang pernah menjabat salah satu pimpinan Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) DPD RI selama 2 tahun.

Indonesia akan mulai bertugas di DK-PBB mulai 1 Januari 2019 hingga akhir 2020.

Sejauh ini sekitar 37.000 personil militer dan polisi Indonesia telah terlibat dalam berbagai operasi pemulihan keamanan PBB.

“ASEAN merupakan salah satu contoh bahwa stabilitas kawasan dapat mendorong anggotanya untuk lebih fokus kepada pembangunan karena konflik antar-negara dapat ditekan dan diselesaikan dengan damai di meja perundingan,” lanjut Dailami Firdaus lagi.

Indonesia terpilih mewakili kawasan Asia-Pasifik dalam sebuah pemungutan suara di Sidang Umum PBB Jum’at 1 Juni 2018 di New York, Amerika Serikat.

“Saya berharap, selain meningkatkan profil negara, keanggotaan di DK-PBB ini juga berkontribusi kepada kemakmuran daerah-daerah di Indonesia, baik dari ancaman keamanan tradisional seperti konflik Laut Cina Selatan dan Korea, maupun yang berbentuk non-tradisional seperti perdagangan manusia, narkoba, penangkapan ikan ilegal, dan penyelundupan,” tutup Bang Dailami mengakhiri pernyataan persnya. (kn)

1,710 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *