4 Medsos Diawasi BNPT untuk Tangkal Radikalisme dan Terorisme

Terdapat empat platform medsos yang diawasi. Misalnya, Telegram, WhatsApp, Facebook, dan TamTam

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah melakukan pemantauan konten radikalisme dan terorisme di media sosial (medsos).

“Menangkal konten radikalisme terorisme. Dalam pelaksanaan penangkalan ini kita terutama fokus di empat platform medsos. Telegram, WhatssApp, Facebook, dan TamTam,” terang Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, Rabu (15/9/2021).

Hingga Agustus 2021, BNPT menemukan 399 grup dan kanal di medsos yang dipantau tergolong konten radikalisme dan terorisme. Telegram paling banyak yakni 135 grup kanal.

“Per Agustus 2021 terdapat 399 grup maupun kanal medsos yang dipantau dan Telegram menempati jumlah tertinggi dengan mencapai 135 grup kanal,” tuturnya, dilansir dari pmjnews.

Sekarang, grup dan kanal yang terindikasi radikalisme dan terorisme itu tengah diambil langkah untuk dihapus.

Selain itu, BNPT tengah bekerjasama dengan Ditjen Aptika Kementerian Kominfo untuk konten media sosial. Sedangkan Polri yang berkaitan dengan kejahatan siber.

666 kali dilihat, 23 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *