Jalan Trans Jayapura – Wamena Resmi Dibuka

Jakarta — Warga Papua kini bisa tersenyum lebih lebar. Jalan Trans Jayapura-Wamena resmi dibuka.

Pembukaan jalan diharapkan meningkatkan sekaligus memudahkan mobilitas warga untuk berbagai keperluan. Salah satu di antaranya untuk meningkatkan perekonomian.

Ketersediaan jalan memang merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian berujung kesejahteraan.

Infrastruktur jalan juga mampu mendorong peningkatan kualitas masyarakat, antara lain melalui pendidikan yang kian mudah diakses.

Semula jalan Trans Jayapura-Wamena ditutup selama satu bulan. Penutupan dilakukan agar jalan tersebut dapat diperbaiki dan ditingkatkan.

Pembukaan jalan dilakukan Edu Melki Paulus Sasarari S.T., M M sebagai Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XVIII (BBPJN) Jayapura bersama Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan

Keduanya memimpin pelepasan ratusan kendaraan untuk melintasi jalan Trans Jayapura-Wamena.

Danrem Izak Pangemanan menegaskan, TNI akan terus memberikan bantuan pengamanan. Sejauh ini, katanya, para prajurit TNI jajaran Korem 172/PWY telah membantu mengamankan lokasi jalan yang sedang dibangun dan diperbaiki.

“Prajurit kami tersebar di 17 titik pengamanan. Ini sebagai bukti komitmen Korem 172/PWY dalam mensukseskan program nasional demi kesejahteraan rakyatnya khususnya di Papua ini,” ujar Danrem.

Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan juga menghimbau agar para supir dapat mematuhi peraturan yang sudah dibuat oleh Balai Jalan.

“Sebenarnya kami sudah mensosialisasikan akan ditutup selama satu bulan dan sekarang dibuka selama satu minggu. Oleh karena itu, kami menghimbau para supir agar mematuhi aturan yang sudah ada, sebab ketika semua sesuai dengan perencanaan maka nantinya Jayapura ke Wamena yang selama ini ditempuh dalam 2 hari 2 malam pada kondisi cerah dan pada kondisi hujan ditempuh 3 hari 3 malam, dapat ditempuh selama 10 jam,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BBPJN XVIII Edu mengatakan, perbaikan jalan ini diperkirakan berlangsung selama 3 bulan. Dan ini adalah bulan pertama.

“Sudah tiga minggu kami tutup dan sekarang kami buka selama satu minggu, tanggal 30 akan ditutup kembali untuk perbaikan bulan kedua,” ujarnya.

Edu mengungkapkan pihaknya akan mengadakan evaluasi bersama.

“Besok saya akan mengumpulkan para kontraktor dan semua pihak yang terkait dengan pembangunan jalan ini. Kami akan mengadakan evaluasi sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai hingga saat ini,” tutupnya.

1,335 kali dilihat, 68 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *