ASN Raja Ampat Bakal Tidak Terima Gaji Secara Tunai

Jakarta — Dalam waktu dekat Aparatur Sipil Negara (ASN) atau yang sebelumnya disebut Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Raja Ampat Papua Barat tidak lagi menerima gaji secara tunai. Rencananya gaji aparatur daerah tersebut dibayarkan secara non tunai melalui rekening masing-masing di Bank Papua.

Menindaklanjuti rencana tersebut, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bekerja sama dengan Bank Papua Cabang Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat, menggelar rapat koordinasi implementasi transaksi non tunai terhadap gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemda Raja Ampat, Senin (8/3).

Berdasarkan Media Center setempat, dalam Rakor yang berlangsung di Gedung Pari Convention Center, Distrik Kota Waisai tersebut, Pimpinan Bank Papua Cabang Waisai, Nikolas Papuko mengatakan, transaksi non tunai gaji ASN di Lingkungan pemda Raja Ampat merupakan salah satu langkah inovasi yang dilakukan Bank Papua untuk mempermudah ASN.

Terkait inovasi tersebut, Pemda Raja Ampat menyambut baik langkah Bank Papua Cabang Waisai-Kabupaten Raja Ampat.

Sementara ketika menyampaikan sambutan pada acara tersebut Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati minta agar seluruh peserta Rakor mengikuti kegiatan tersebut secara bersungguh-sungguh. Sehingga kelak tidak mengalami kegagalan saat harus memahami managemen gaji ASN di daerahnya.

Pria yang disapa Afu itu juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Papua Cabang Waisai yang menghadirkan program transaksi non tunai bagi gaji ASN. Afu mengakui pada masa pandemi Covid-19 maka pemanfaat teknologi dan transaksi non tunai sangat dibutuhkan agar tidak terjadi kerumunan.

Menurut Afu, program ini sangat positif karena selain memberikan keamanan dan kenyamanan (safety) tetapi juga membantu ASN dalam mengelola keuangan peribadi. Dengan adanya program ini maka ASN mengetahui kondisi keuangannya dan mengatur pengeluarkan keuangan.

“Jangan ASN ini belajanya lebih besar pasak dari pada tiang. Jadi semoga transaksi non tunai membantu kita dalam hal pengelolaan keuangan kita masing-masing,” ujar Afu.

Rakor tersebut juga dilanjutkan perjelasan dan sosialisasi singkat dari Bank Papua Cabang Waisai kepada ASN seperti sekretaris dinas, kasubang keuangan dan bendahara terkait program transaksi non tunai gaji ASN tersebut.

2,423 kali dilihat, 35 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *