Tokoh Agama Mulai Divaksin Bukti Negara Hadir Merawat Putera Bangsa

Jakarta — Sejumlah tokoh lintas agama berdatangan ke Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (23/2). Berduyun-duyun mereka menuju basmen 1 di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Hari ini merupakan hari pertama kegiatan bertajuk ‘Pekan Vaksinasi Tokoh Lintas Agama’. Kegiatan itu direncanakan digelar selama sepekan hingga Sabtu (27/2) mendatang.

Targetnya, sehari melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap 1.100-1.200 tokoh agama per hari yang datang dari kalangan Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, maupun Khonghucu.

“Pelaksanaan vaksinasi di Masjid Istiqlal bagi tokoh agama akan menjadi pilot project untuk dilaksanakan di tempat lain. Vaksin yang sudah didistribusikan ke seluruh ibu kota provinsi sebanyak empat juta, nanti tiga juta lagi akhir bulan ini,” kata Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.

Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu mengatakan pelaksanaan vaksinasi di Masjid Istiqlal akan mencoba dilakukan selama sepekan.

“Ini merupakan contoh yang sangat baik, para tokoh-tokoh agama semua bersatu di sini untuk divaksin dan bisa dilakukan juga di tempat-tempat lain di seluruh Indonesia,” katanya.

Maxi mengatakan tokoh agama merupakan kategori petugas pelayanan publik mengingat tugas dan fungsinya di Indonesia adalah sebagai pemuka agama yang langsung berhubungan dengan masyarakat dalam melakukan pembinaan keagamaan.

Secara kebetulan para tokoh agama kebanyakan sudah lansia. Meski begitu vaksinasi terhadap para tokoh tersebut juga dimaksudkan untuk menjadi contoh bagi masyarakat agar turut menyukseskan vaksinasi Covid-19.

Sementara itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi peran aktif para tokoh agama dalam program vaksinasi tersebut.

“Ini adalah bentuk sinergi dalam menangani wabah Covid-19 yang sudah hampir setahun terjadi di Indonesia. Peran aktif para tokoh agama patut diapresiasi. Semoga ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam terus mendukung program vaksinasi ini secara bersama,” ujarnya.

Menag juga berharap para tokoh agama dapat menyosialisasikan pentingnya dilakukan vaksinasi.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Majelis Agama Buddha Mahayana Tanah Suci Indonesia Maha Biksu Dutavira Sthavira juga menyambut baik vaksinasi Covid-19 untuk kalangan tokoh lintas agama.

Menurutnya vaksinasi membuktikan negara hadir untuk turut merawat dan menjaga anak bangsa agar tetap sehat.

”Saya sudah divaksin, kepada anak bangsa semua ikut vaksinasi dengan satu keyakinan kita sehat keluarga kita juga sehat kita bisa menjaga dan mentaati protokol 5M berarti kita menjaga keselamatan keluarga kita juga,” tutur Dutavira.

674 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *