Lucy Kurniasari: BPOM Harus Objektif dalam Menetapkan EUA

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Paryai Demokrat,
Lucy Kurniasari

JAKARTA-Kepala BPOM, Penny K. Lukito, mengingatkan belum mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 produksi Sinovac. BPOM masih mengevaluasi uji klinis vaksin Sinovak di Bandung.

Penny, secara tegas mengatakan,meskipun vaksin Covid-19 produksi Sinovac sudah didistribusikan ke daerah, tapi belum boleh disuntikkan hingga dikeluarkan EUA.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Paryai Demokrat,,Lucy Kurniasari sependapat dengan pernyataan Kepala BPOM.

‘’Saya setuju sikap yang disampaikan Kepala BPOM tersebut. Tidak boleh ada penyuntikan vaksin Covid-19 sebelum BPOM mengeluarkan EUA,’ujar Lucy dalam keterangan persnya, Rabu (6/1/2021).

Masalahnya, kata Lucy, apakah dengan sudah didistribusikan vaksin Covid-19 produksi Sinovac ke 34 provinsi, BPOM dapat tetap objektif dalam memutuskan EUA

‘’Kita tidak ingin BPOM bekerja dalam tekanan, sehingga mengeluarkan keputusan EUA tidak independen. Apalagi vaksin ini berkaitan langsung dengan nyawa manusia, sehingga keputusan BPOM harus benar-benar profesional dan independen,’’imbuh Lucy.

Menurut Lucy,dengan mengedepankan profesionalisme, BPOM dapat mengeluarkan EUA yang dapat dipertanggungjawabkan secara medis.

Karen itu, ucap Lucy, dia  mengharapkan tidak ada intervensi dari Pemerintah terhadap BPOM. Ini penting agar independensi BPOM tetap terjaga, sehingga penggunaan vaksin dapat bermanfaat dalam membasmi pandemi Covid-19.

Selain itu, tambah  Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya tersebut, sertifikat halal dari MUI juga harus dipenuhi.

‘’ Ini sebagai wujud hormat kita terhadap mayoritas ummat Islam di Indonesia,’’tuturnya.

Kalau sertifikat halal diperoleh dari MUI, kata Lucy, tentu tidak ada lagi keraguan bagi ummat Islam untuk ikut dalam vaksinisasi Covid-19.

Jadi, menurut Lucy, EUA dan sertifikat halal harus dipenuhi sebelum dilaksanakan vaksinasi. Kalau dua hal ini dipenuhi, masyarakat akan dengan suka cita mengikuti vaksinisasi Covid-19. (Lili)

765 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *