Dulu Dicelup Kini Ditetes

Jakarta — Metode celup kini diganti tetes. Setiap pemilih yang telah menyalurkan hak suara di bilik suara kini tidak lagi harus mencelupkan jari ke tinta. Sebaliknya jari mereka akan ditetesi tinta yang disediakan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Metoda baru itu akan diterapkan pada hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020. Menyadari pesta demokrasi digelar di tengah pandemi Covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyediakan 13 item logistik baru di tiap TPS untuk mencegah Pilkada menjadi klaster baru penyebaran penyakit. Tinta tetes merupakan salah satu di antaranya.

Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik menjelaskan secara virtual bertajuk ‘Penyelenggaraan Pilkada di Era Pandemi’, Rabu (14/10), di TPS nanti akan ada tempat cuci tangan dan sabun, atau setidak-tidaknya hand sanitizer.

Tak hanya itu, TPS juga akan menyediakan sarung tangan plastik untuk pemilih dan sarung tangan medis bagi petugas.

TPS juga akan menyediakan masker, pelindung wajah (face shiled), tempat sampah, sampai dengan disinfektan.

Evi menyebut, disinfektan dipakai untuk keperluan sterilisasi TPS sebelum pemungutan suara berlangsung dan di pertengahan waktu pemungutan suara.

Alat pengukur suhu tubuh juga akan disediakan di TPS. Sebelum masuk ke TPS, pemilih dicek suhu tubuhnya dan dipastikan tak bersuhu tubuh sama dengan atau lebih dari 37,3 derajat celcius. “Untuk mereka yang memiliki suhu tubuh 37,3 derajat celcius itu kita siapkan di sekitar TPS ada ruang khususnya. Sehingga tidak berdekatan dengan petugas kita dan pemilih yang lain,” tutur Evi.

Pandemi juga menyebabkan perubahan tehnik pemberian tinta kepada warga yang telah memilih di bilik suara. Jika dulu menggunakan cara celup, nanti jari warga yang telah memilih akan ditetesi tinta. Cara itu diyakini dapat mencegah penularan Covid-19.

Di tiap TPS juga tersedia baju hazmat yang mirip baju astronot. Dengan baju ini petugas mengantisipasi pemilih yang sakit saat datang ke TPS.

442 kali dilihat, 50 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *