Perlindungan Konsumen Berperan Penting Tingkatkan Harkat dan Martabat Konsumen

Dalam paparannya, Mendag mengingatkan pentingnya menjadi konsumen cerdas, khususnya dalam era tatanan kehidupan baru (new normal) seperti sekarang. Maraknya perdagangan digital di era new normal ini harus diringi oleh kesadaran bertanggung jawab, baik dari pedagang maupun konsumen.

 

JAKARTA– Perlindungan konsumen berperan penting dalam meningkatkan harkat dan martabat konsumen tanpa mengesampingkan peran pelaku usaha untuk menyediakan berbagai produk/jasa yang berkualitas.

‘’Dengan peningkatan perlindungan konsumen, diharapkan transaksi perdagangan juga semakin meningkat,’’kata Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto saat membuka seminar web (webinar) perlindungan konsumen dengan tema “PerlindunganKonsumen di Masa New Normal”pada Kamis (3/9/2020).

Webinar yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2020.

Kata Mendag Agus, perlindungan konsumen harus dimaksimalkan guna meningkatkan kepercayaan konsumen dalam bertransaksi sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, terutama di masa adaptasi kebiasaan baru.

Pada kesempatan itu Mendag Agus menyampaikan, pandemi Covid-19 membuat konsumen dan pelaku usaha semakin memanfaatkan sistem elektronik dalam bertransaksi. Hal tersebut perlu diimbangi dengan berbagai kebijakan yang mampumelindungi masyarakat saat melakukan aktivitas perdagangan secara elektronik.

“Perubahan pola perilaku perdagangan yang memanfaatkan sistem elektronik ini memberikan tantangan sekaligus peluang yang dapat mendukung peningkatan ekonomi nasional,” ujar Men

Agus.Mendag Agus menegaskan, pelaku usaha harus bertanggung jawab dan konsumen harus cerdas danteliti, serta memahami hak dan kewajibannya.

Menurut Mendag,konsumen yang cerdas dan berdaya adalah konsumen yang meminta kejelasan dan kejujuran atas produk dan jasa yang dibeli, konsumen yang tahu atas hak-haknya, dan bagaimana untuk melindunginya.

Dirjen PKTN Veri Anggrijono

 

Dirjen PKTN Veri Anggrijono menyampaikan, Kemendag telah menetapkan beberapa kebijakan pelaksanaan UU Perlindungan Konsumen melalui pembentukan saluran pengaduan konsumen dan pelaksanaan pengawasan barang beredar dan jasa bekerja sama dengan kementerian/lembaga terkait.

‘’Pengaduan konsumen melalui Ditjen PKTN Kemendag dapat dilakukan dengan datang langsung ke kantor Kemendag, mengirimkan surat, melalui nomor whatsapp 085311111010, pos-el pengaduan.konsumen@kemendag.go.id, dan melalui situs web http://simpktn.kemendag.go.id.“tutur Veri.

Pemerintah kata Veri, terus berperan aktif menjaga kelancaran transaksi perdagangan dalam masa normal baru melalui peningkatan kesadaran konsumen tentang hak dan kewajibannya melalui edukasi konsumen, sosialisasi saluran pengaduan konsumen,dan pengawasan barang beredar dan jasa. (Lili)

 

 

 

 

1,803 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *