Direktorat Metrologi Apresiasi Program ‘’TANTE SARI’’ Inovasi Pemkab Mojokerto

Direktur Metrologi, Rusmin Amin (kiri) saat jadi moderator pada acara webinar nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Metrologi , Kamis Bupati Mojokerto H. Pungkasiadi (kanan) saat memaparkan program TANTE SARI, Inovasi (3/9/2020

MOJOKERTO-Direktorat Metrologi, Ditjen PKTN Kementerian Perdagangan mengapresiasi upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto  melakukan inovasi pelayanan publik melalui program ‘’TANTE SARI’’.Layanan program TANTE SARI ini yang dilakukan Pemkab Mojokerto ini dalam upaya penataan tatalaksana pelayanan tera dan tera ulang dengan memberikan kepastian pelayanan selesai dalam satu hari..

‘ UPT  Metrologi Kabupaten Mojokerto merupakan Unit Metrologi Legal Kabupaten/Kota yang sudah menerapkan ISO 9001:2015. Hal ini bisa menjadi percontohan bagi Unit Metrologi Legal Kabupaten/Kota lain di Indonesia ,sehingga dapat memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan akuntabel yang pada gilirannya akan meningkatkan kinerja Pemerintah Daerah dalam mewujudkan tertib ukur,’’ujar Direktur Metrologi, Rusmin Amin pada acara Webinar Nasional yang diselenggarakan Direktorat Metrologi dengan narasumber Bupati Mojokerto, H. Pungkasiadi yang memaparkan inovasi Pemkab Mojokerto dalam layanan tera dan tera ulang melalui Program ‘TANTE SARI’’, Kamis (3/9/2020).

Kata Rusmin, tata kelola UPT Metrologi Legal yang baik akan meningkatkan kinerja pelayanan tera dan tera ulang dan tentunya dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap hasil pengujian yang dilakukan oleh UPT itu sendiri.

Menurut  Rusmin, Unit-unit metrologil legal yang ada di seluruh kabupaten/kota di Indonesia ke depannya diharapkan  dapat menerapkan tata Kelola penyelenggaraan pelayanan yang baik. Selain itu unit-uit metrologi tersebut  dapat menerapkan Zona Integritas untuk mewujudkan pelayanan tera dan tera ulang yang bebas dari korupsi dengan birokrasi yang bersih serta memiliki jiwa melayani masyarakat dengan baik.

Kata Rusmin, pihaknya berkomitmen akan mendorong pemerintah daerah untuk terus melakukan inovasi dan perubahan-perubahan dalam meningkatkan kinerja pelayanan tera dan tera ulang alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapan. Dengan demikian tertib ukur secara nasional dapat tercapai.

Bupati Mojokerto  H. Pungkasiadi,  saat manjadi narasumber Webinar Nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Metrologi menuturkan, program ‘’TANTE SARI” merupakan inovasi Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto untuk memberikan komitmen pelayanan publik yang efektif dan efisien.

Menurut Bupati Mojokerto ini, program pelayanan tera dan tera ulang selesai dalam sehari bermanfaat tidak hanya bagi penerima pelayanan yang menuntut adanya pelayan cepat, akurat, dan professional, sehingga tidak mengganggu kegiatan usaha. Demikian juga bermanfaat bagi UPT Metrologi Legal Kabupaten Mojokerto, dimana jumlah alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya yang dapat ditangani semakin bertambah per harinya.

Karena itu, tambah dia, Kabupaten Mojokerto memilih untuk fokus dalam memberikan kepuasan terhadap pelanggan pelayanan tera dan tera ulang mengingat memiliki potensi UTTP yang cukup banyak, dimana sebanyak 47.164 UTTP sudah terlayani di tahun 2020.

Diinformasikan Webinar tersebut diikuti sebanyak 864 peserta. Jumlah peserta sebanyak itu terdiri dari pegawai dinas, perdaganan kabupaten/kota seluruh Indonesia.  Demikian juga webinar ini diikuti pegawai unit metrologi kabupaten/kota se Indonesia, OPD di lingkungan Pemkab Mojokerto,pelaku usaha dan lain-lain (Lili).

 

1,667 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *