Stok dan Distribusi BBM di Jabar Dipastikan Aman dan Tepat Ukuran

Mendag Agus Suparmanto didamping Ditjen PKTN Kemendag, Veri Anggrijono meninjau langsung Depo BBM Group Pertamina, di Bandung, Jawa Bara ditengah diterapkan PSBB di wilayan provinsi setempat, Jum’at (8/5/2020).

BANDUNG – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto memastikan stok dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Barat (Jabar)  dalam kondisi aman dan lancar serta tepat ukurannya.

‘’Masyarakat Jawa Barat tidak perlu khawatir terjadi kekurangan BBM selama pandemi COVID-19,’’kata Mendag Agus ketika meninjau langsung Depo BBM Group Pertamina, di Bandung, Jawa Barat, Jum’at (8/5/2020).

Kata Mendag, setelah diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat pada 6 Mei lalu, setelah mendapatkan informasi dari Group Pertamina di Bandung, diketahui stok BBM di provinsi tersebut sangat cukup dan tidak ada gangguan distribusi.

Demikian juga, lanjut Mendag Agus,ukurannya pun tepat, karena telah ditera oleh Pemerintah. Karena itu,kebutuhan BBM untuk masyarakat di Jawa Barat dapat tercukupi dengan baik.

Dalam kesempatan ini, didampingi Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Veri Anggrijono serta Direktur Metrologi Rusmin Amin dan Manager Area Sales Retail Bandung Slyvia Grace Yuvena dan Fuel Terminal Manager Bandung Group dari PT. Pertamina Roedi Solistiono, Mendag Agus secara resmi muluncurkan Tangki Ukur Mobil (TUM). Peluncuran dilakukan secara simbolis dengan memecahkan kendi.

“Tangki ukur mobil ini memiliki ketepatan dan akurasi volume BBM. Ketetapan ini sangat penting untuk melindungi konsumen agar tidak dirugikan,” ujar Mendag Agus.

Seperti diketahui, terminal BBM Bandung Group merupakan salah satu dari unit operasional Supply & Distribution BBM/BBK milik PT Pertamina (Persero), yang terdiri atas dua lokasi, yaitu lokasi Ujung Berung, Kota Bandung dan lokasi Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Adapun kapasitas penyimpanan BBM di TBBM Ujung Berung mencapai 95.112 KL dengan ketahanan stok 18 hari, sementara untuk TBBM Padalarang sebesar 56.243 KL dengan ketahanan stok 27,9 hari.

Setiap harinya, kedua terminal BBM ini menyalurkan BBM sejumlah 5.220 KL/day (Ujung Berung) dan 2.255 KL /day (Padalarang). Jumlah mobil tangki 91 mobil tangki (Ujung Berung) dan 79 mobil tangki (Padalarang). (Lili).

1,327 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *