Indeks Keberdayaan Konsumen Indonesia Sekarang Berada di kategori Mampu

Dirjen Perlndugan Konsumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan Veri Angrijon.

JAKARTA-  Pemberdayaan konsumen di Indonesia harus ditingkatan lagi. Pasalnya  keberdayaan konsumen di tanah ar berdasarkan hasil survey pada tahun 2019 lalu menunjukkan pada Indeks keberdayaan  tahap mampu.

‘’Berdasarkan hasil survey itu berarti  ada peningkatan indek keberdayaannya  satu tahap, yang semula berada pada kategori paham meningkat  menjadi mampu,’’ujar Dirjen  Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijoo, di kantor Kemendag,,Jl Ridwan Rais, Jakarta, Jum’at (6/3/2020).

Veri melanjutkan, Ditjen PKTN akan terus meningkatkan keberdayaan konsumen di Indonsia ini dengan berbagai cara. Diantaranya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Bahkan baru-baru ini, Ditjen PKTN melakukan edukasi kepada  mahasiswa di berbagai perguruan tinggi, yaitu memberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai  Konsumen.

‘’Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan masyarakat selaku konsumen akan mengetahui, tentang hak dan  kewajiban konsumen. Akhirnya  indeks keberdayaan konsumen itu bisa meningkat lagi, yaitu  paham  meningkat  ke tahap mapmpu, terus meningkat lagi ketahap berdaya dan akhinya mencapai  tahap kritis,’’papar Veri.

Kata Veri,mengenai kegiatan sosialisasi pentingnya pemberdayaan konsumen kepada  mahasiswa yang diselenggarakan Ditjen PKTN mendapat dukungan penuh dari pihak perguruan tinggi.

‘’Ketika kami melakukan kegiatan sosialisasi kepada mahasiswa di Gorontalo,  tiga  perguruan tinggi di sana menjalin kerjasama dengan Ditjen PKTN. Pihak perguran tinggi  tersebut memandang penting tentang perlindungan konsumen. Karena itu pembahasan  perlindungan konsumen ini masuk menjadi kurikulum materi pelajaran bagi mahasiswanya,’’kata Veri.

Harkonas

Pada kesempatan itu Veri menyampaikan Kementerian Perdagangan melalui DitjenPKTN  akan mengadakan peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas).  Kegiatan Harkonas ini setiap tahunnya dperingati setiap 20 April.

‘Namun untuk tahun 2020, pelaksanaan Harkonas akan dimajukan pelaksanaannya, yaitu  pada 29-30 Maret,  di Surabaya ,’’jelas Veri,

Pelaksanaan Harkonas tahun 2020, DItjen PKTN bekerjasama dengan BPKN (Badan Perlindungan Konsumen Nasional) dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Adapun alasan dipilihnya Jawa Timur sebagai tempat penyelenggaraan Harkonas, dikarenakan kepedulian  masyarakat selaku konsumen  di provinsi tersebut  cukup tinggi

‘’Berdasarkan hasil penilaian selama dua tahun terakhir, kepedulian  konsumen di Jawa  Timur sangat tinggi’’pungkas Veri. (Lili)

831 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *