Pemerintah Kenakan BMTP untuk Produk Alumninium Foil Impor

produk aluminium foiil 

 

JAKARTA – Pemerintah Indonesia menetapkan pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) terhadap impor produk Aluminium Foil (tidak dicetak atau tidak diberi alas kertas, kertas karton, plastik atau alas semacam itu maupun tidak) dengan ketebalan tidak melebihi 0,2 mm, digulung, tetapi tidak dikerjakan lebih lanjut, dengan kandungan aluminium 97,5 persen atau lebih menurut beratnya dengan nomor HS Ex. 7607.11.00.

Ketua KPPI, Mardjoko mengatakan penetapan BMTP tersebut diputuskan berdasarkan penyelidikan yang dilakukan KPPI. Hasilpenyelidikan menunjukkan industri dalam negeri perlu dilindungi atas adanya lonjakan impor produkaluminium foil.

‘’Untuk itu, pengenaan BMTP ini bertujuan mencegah atau memulihkan kerugian serius industri dalam negeri produk tersebut,”  jelas  Mardjoko dalam keterangn tertulisnya, Kamis (7/11/2019).

Menurut Marjok, pemerintah telah menetapkan besaran BMTP yang dikenakan dan jangka waktu selama dua tahun.Pada periode tahun pertama (7 November 2019—6 November 2020), tarif BMTP ditetapkan sebesar 6 persen. Sedangkan pada periode tahun kedua (7 November 2020—6 November 2021), tarif BMTP ditetapkan sebesar 4 persen.

Dijelaskan Mardjoko, proses penetapan BMTP tersebut dilakukan dengan surat Menteri Perdagangan tanggal 13 Maret 2019 No. 391/M-DAG/SD/3/2019, yang memutuskan pengenaan BMTP terhadap impor produk Aluminium Foil tersebut. Selanjutnya, pada 24 Oktober 2019 Menteri Keuangan telah menetapkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 153/PMK.010/2019 tentang Pengenaan BMTP Terhadap Impor Produk Aluminium Foil dan diundangkan di dalam Berita Negara Republik Indonesia 2019 No. 1322. PMK tersebut mulai berlaku setelah 14 (empat belas) hari terhitungsejak tanggal diundangkan.

“Penetapan ini juga memberikan kesempatan kepada industri dalam negeri Aluminium Foil untuk melaksanakan penyesuaian struktural agar mampu bersaing dengan produk impor sejenis,” tegas Mardjoko. (Lili)

445 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *