Berkat Jokowi-JK Kini Warga Sumbar Mudah ke Musala di Malam Hari

TANAH DATAR — Kini langkah masyarakat Sumater Barat, khususnya warga Kabupaten Tanah Datar, menuju musala biar pun di malam hari terasa lebih ringan. Sebab kini perjalanan menuju tempat ibadah itu tidak lagi gelap-gulita, melainkan terang-benderang.

Perubahan suasana terjadi setelah pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan bantuan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) di 319 titik di Sumatera Barat. Penerangan itu diresmikan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar.

“Ini (PJU-TS) hak Bapak dan Ibu untuk menikmatinya. Kewajiban Pemerintah untuk menciptakan energi berkeadilan bagi masyarakat. Semoga manfaatnya dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat,” terang Arcandra di Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (23/2/19) dalam keterangan resmi.

Selain mempermudah warga ke tempat-tempat ibadah di malam hari, suasana terang-benderang pun memicu kesempatan warga untuk membuka tempat usaha di malam hari, seperti dengan membuka tempat santai sambil minum kopi.

Lampu PJU-TS adalah lampu penerangan jalan yang terintegarasi dengan baterai dan menggunakan cahaya matahari sebagai sumber energi listrik, sehingga menjadi solusi untuk digunakan di jalan-jalan pada daerah yang belum terjangkau listrik PLN, maupun pada daerah-daerah yang telah terlistriki PLN namun ingin mengurangi konsumsi listrik daerahnya.

PJU-TS yang telah dipasang tahun 2018 di 5 Kabupaten/Kota, dengan rincian Kota Padang (200 titik), Kabupaten Padang Pariaman (33 titik), Kabupaten Pasaman (33 titik), Kabupaten Pasaman Barat (33 titik), dan Kabupaten Tanah Datar (20 titik).

Dibagi di Tiap Jorong

Tahun 2019, Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) akan mengalokasikan pemasangan PJU-TS untuk Kabupaten Tanah Datar sebanyak 50 titik yang akan dibagi di tiap jorong atau desa.

“Silakan ajukan (proposal) secepatnya, Insya Allah di tahun ini akan segera kita proses,” ujar Arcandra.

Arcandra juga menjelaskan selain bertujuan untuk mengurangi tingkat kecelakaan di jalan raya, pemasangan PJU-TS juga diharapkan lebih memudahkan aktifitas masyarakat di malam hari terutama bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah ke masjid atau tempat ibadah lainnya.

“Dengan PJU-TS memudahkan untuk masyarakat ke masjid dan musala di malam hari karena sudah ada penerangan yang dilalui masyarakat”, tambah Arcandra.

PJU-TS yang telah dibangun oleh Kementerian ESDM ini nantinya akan dikelola dan dipelihara oleh masing-masing pemerintah kabupaten serta masyarakat penerima manfaat.

“Saya juga mengharapkan infrastruktur-infrastruktur yang telah dan akan dibangun, dapat dikelola dan dipelihara oleh Pemda dan masyarakat, agar manfaatnya dapat bisa dirasakan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang lama,” tutup Arcandra.

Seperti diketahui minimnya lampu penerangan jalan umum di Kabupaten Tanah Datar dikhawatirkan menjadi faktor timbulnya kecelakaan dan titik rawan kejahatan. Sebelumnya, penerangan jalan yang ada saat ini hanya mampu menerangi kurang dari 40 persen wilayah Kabupaten Tanah Datar. (*)

1,785 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *