Trauma Tsunami, Warga Pulau Sebesi Kapok Tinggal di Bibir Pantai

LAMPUNG SELATAN — Bencana tsunami membuat warga tidak berani lagi tinggal di bibir pantai. Demikian para pengungsi korban terpaan tsunami Selat Sunda asal Pulau Sebesi, Kalianda Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), warga Sebesi minta pemukiman mereka direlokasi ke tempat yang lebih tinggi.

Permintaan diajukan warga secara langsung kepada Presiden saat berdialog di Lapangan Tenis Indoor setempat, Rabu (2/1/19). “Mereka ingin direlokasi agai naik, sudah tidak berani lagi di bibir pantai,” tutur Jokowi kepada wartawan usai dialog dengan pengungsi terdampak tsunami.

Lapangan Tenis Indoor Kalianda merupakan salah satu Posko bencana yang menampung seribuan lebih warga asal Pulau Sebesi.

Sebanyak 2.514 warga Sebesi dievakuasi dari tempat tinggal mereka karena banyak di antara mereka kehilangan tempat tinggal setelah tersapu tsunami. Evakuasi juga dilakukan untuk mencegah kemungkinan bencana susulan.

Hilangkan Trauma Anak-anak

Di Lapangan Tenis Indoor Kalianda, selain berdialog dengan para pengungsi, Presiden Jokowi juga turut berusaha menghilangkan trauma pada anak-anak. Presiden mengajukan beberapa pertanyaan dan anak-anak menjawab dengan antusias.

Pertanyaan Presiden berkisar tentang perkalian, nama ikan, dan nama buah-buahan.

Di akhir tanya-jawab, Presiden Jokowi berpesan agar anak-anak tetap rajin belajar. Pesan itu pun dijawab antusias oleh anak-anak.

2,621 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *