INDONESIA WAKILI ASIA DI AJANG SHELL ECO-MARATHON DRIVERS’ WORLD CHAMPIONSHIP DAN SHELL IDEAS360 DI LONDON

JAKARTA — Indonesia boleh bangga. Inovator muda negeri ini terpilih di ajang kompetisi Shell Eco-marathon Drivers’ World Championship dan Shell Ideas360 di London, Inggris, Juli mendatang. Tim mahasiswa dari tiga universitas yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhak mewakili Asia di Grand Final kejuaraan dunia Shell Eco-marathon Drivers’ World Championship 2018 dan akan berkompetisi dengan peserta dari kawasan lainnya yaitu dari Eropa dan Amerika.

Sementara, satu tim mahasiwa Universitas Gadjah Mada (UGM) juga telah berhasil lolos masuk ke tahap Final ajang kompetisi “Shell Ideas360”, dan akan mewakili Asia ke tingkat dunia. Shell Ideas360 adalah sebuah ajang kompetisi yang menantang para mahasiswa seluruh dunia untuk mengembangkan beragam ide dan gagasan dalam menghadapi tantangan global di sektor energi, pangan dan air.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan apresiasi dan pembekalan kepada para peserta sekaligus Manajemen Shell yang telah mengharumkan nama bangsa ini.

“Saya mewakili pemerintah selaku Kepala Staf Kepresidenan memberikan apresiasi kepada Manajemen Shell yang memfasilitasi dan mengembangkan potensi generasi muda. Saya juga ucapkan terima kasih kepada para peserta karena kalian merupakan generasi yang terpilih,” kata Moeldoko.

Jenderal bintang empat ini mengaku bangga dengan generasi muda Indonesia, yang menurutnya memiliki banyak potensi berkembang lebih baik.

“Kalian memiliki semangat berbeda dan keunggulan yang berbeda dari teman-teman yang lain. Kalian juga punya keunggulan dari hasil uji, dan itu prestasi, apalagi bisa mewakili Asia,” kata Moeldoko.

Mantan Wakil Gubernur Lemhanas ini optimis wakil-wakil Indonesia akan sukses dan menjadi juara. Para peserta harus tetap optimis dan menjadikan tantangan sebagai kebutuhan. Ia memberi pesan kepada anak-anak muda untuk terus berinovasi. Apalagi saat ini memasuki era revolusi industri 4.0 dengan kompleksitas dan kecepatan yang luar biasa.

“Kalau kita banyak menyerah, kita bisa menjadi bangsa yang ketinggalan. Jadi harus juara. Kita tidak perlu ragu sepanjang kita telah berusaha tidak ada yang tidak mungkin. Semua itu serba mungkin,” tambahnya.

Di akhir pertemuan, Moeldoko mengingatkan bahwa masa depan ada di tangan para generasi muda. Di tahun 2045, Indonesia masuk usia emas 100 tahun.

“Itulah masa depan ada di tangan kalian semua,” tutupnya.

1,073 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *