INI PENYEBAB MASA TENANG JADI TIDAK TENANG, APA SAJA?

PASURUAN — Setidaknya tiga hal harus benar-benar jadi pusat perhatian para Pengawas TPS (Tempat Pemungutan Suara). Menurut anggota Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin, ketiganya adalah politik uang, netralitas aparatur sipil negara, dan masa tenang.

“Yang namanya politik uang itu harus kita perangi. Harus diperhatikan antara pemberi dan penerima uang. Terutama ketika masa tenang yang justru gak bisa tenang,” papar Afifuddin saat menyampaikan amanat sebagai Pembina Apel Kesiapan Panwaslu Kabupaten Pasuruan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018, di Pasuruan, Minggu (24/6/18).

Di hadapan 1765 anggota Pengawas TPS se-Kabupaten Pasuruan, terkait netralitas ASN, lelaki yang juga koordinator divisi pengawasan dan sosialisasi tersebut mewanti-wanti setiap pegawai negeri sipil untuk tidak sekali-kali terlibat dalam upaya pemenangan salah satu pasangan calon, terutama pada saat Pilkada berlangsung.

“Kita akan melakukan patroli secara intensif ke semua sektor, terutama mulai dari masa tenang yang menjadi peluang politik uang maupun kampanye terselubung,” tandasnya.

Afif meminta seluruh Pengawas TPS tiba di TPS sebelum tempat pemungutan suara dibuka pada pukul 7 pagi. Hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan pergerakan segelintir pihak yang akan mencurangi pesta demokrasi terbesar tahun ini.

“Setiap Pengawas TPS harus stand by di TPS pagi sebelum pukul 7. Pastikan semuanya hadir, karena kita akan terus memonitor melalui Panwascam,” pungkasnya.

Apel Kesiapan Bawaslu ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Anang Saiful Wijaya, Kasdim 0819 Pasuruan, Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko, Kepala Bakesbangpol Zainuddin, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Ketua Panwaslu Kota Pasuruan, serta Wakil Ketua Panwaslu Kabupaten Pasuruan beserta staf dan jajarannya. (kn)

1,182 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *