BENNY WENDRY, SELALU TINGKATKAN PRODUKSI

Kesederhanaan bukanlah penghalang kemajuan karir. Hanya sekitar dua tahun menduduki kursi Direktur Utama PT Semen Padang sejak 10 November 2014, Ir Benny Wendry MM naik peringkat. Lelaki kelahiran Padang 1 Mei 1969 ini dipercaya menjabat sebagai Direktur Produksi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

SAAT memimpin Semen Padang Benny Wendry sanggup menggenjot produktivitas pabrik, demikian pun setelah dia menduduki kursi barunya di Semen Indonesia. Pada tahun 2016 Semen Padang memproduksi semen sebesar 6.456.059 ton, produksi klinker sebesar 4.980.985 ton, dan penjualan selama tahun 2016, 6.980.615 ton.

Di tangan Benny Wendry sebagai Direktur Produksi, angka produksi Semen Indonesia bertumbuh dari tahun ke tahun. Tahun 2016 produksi semen mencapai 28.272.386 dan klinker 23.088.849, maka setahun berikutnya produksi semen menjadi 30.817.767, klinker 25.831.597.

Angka itu tumbuh lagi sehingga di awal tahun 2018 produksi semen mencapai 32.222.222, klinker 27.591.343.

Merintis Karir dari Bawah

Benny Wendry memulai karirnya di Semen Padang sebagai staf orientasi di departemen SDM pada tahun 1994 – 1995, staf magang di Departemen Produksi II/III tahun 1995 – 1996, Kepala Bidang Cement Mill 2 tahun 1996 – 1998, Kepala Bidang Kiln & Coal Mill II tahun 1998 – 1999.
Pada tahun 1999 – 2001 dia diberi tugas belajar dengan posisi sebagai ahli muda 2 di Departemen SDM yang kemudian ditempatkan sebagai ahli muda 1 Staf Litbang Teknik tahun 2001 – 2002. Selanjutnya ia dipercaya memegang jabatan Kepala Biro Pengembangan Usaha tahun 2002 – 2003, Kepala Biro Humas 2003 – 2006.

Karirnya terus melesat setelah promosi menjadi Kepala Departemen Litbang tahun 2006 – 2008, Sekper tahun 2008 – 2011. Pada 17 Juni 2011 beliau dipercaya sebagai Direktur Pemasaran PT Semen Padang.

Setelah sempat menjadi Direktur Komersial dan Direktur Keuangan pada tahun yang sama dan rangkap jabatan direktur keuangan dan Plt Direktur Utama pasca meninggalnya Munadi Arifin.
Pada 10 November 2014, Benny Wendry ditetapkan sebagai Direktur Utama PT Semen Padang.
Selama tahun 2016, ketika dipimpin Benny Wendry, PT Semen Padang banyak menorehkan prestasi, di antaranya, meraih Proper Hijau, Juara 1 Pengelolaan Kearsipan dari ANRI, Juara 1 Keterbukaan Informasi Publik dari Komunikasi Informasi Sumbar, meraih Platinum Award IQA 2016, Wajib Pajak Terbaik, meraih Platinum For Global communication, dan Gold for Annual Report dari League of American Communications Professionals, Industri Hijau level 4, Runner Up Asean Risk Awards 2016.

Selalu Juara Pertama

Berasal dari keluarga biasa, sulung dari empat bersaudara ini sejak SD sampai sekolah menengah selalu meraih juara pertama. Ia pun lulus dari Jurusan Teknik Kimia ITB Bandung (1989) dan Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada (1999) dengan predikat cum laude.
Menikahi seorang dokter, Rini Beladona, Benny kini dikaruniai dua anak lelaki, yakni Muhammad Fajri Pratama dan Fariz Hidayat.

Benny mengaku sifat-sifat Rasulullah Muhammad SAW menginspirasinya. Yakni shiddiq (benar), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan), dan fathonah (cerdas). “Sifat-sifat itu sama dengan hasil penelitian di berbagai negara tentang sifat yang paling dikagumi orang dari pemimpinnya, yakni honest, forward-looking, inspiring, dan competent. Pola ini konsisten di semua negara,” kata Benny.

Dari hasil studi itu, kata Benny, kejujuran (honest) ditempatkan pada urutan paling atas. Selanjutnya, outward looking, ke mana arah yang hendak dituju, inspiring, memberikan inspirasi atau sama dengan sifat tabligh, dan kompetensi (fathonah).

Terkait dengan kompetensi, ujar Benny, harus diseimbangkan antara kecerdasan dan emosional. Logika harus diseimbangkan dengan perasaan dan akal. “Dalam mempertimbangkan sesuatu harus lebih menyeluruh,” kata Benny.

9,124 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *